Thursday, December 6, 2018

LIMA SEKAWAN-BERKELANA

Awal liburan musim panas, saat mereka ?Lima Sekawan? sedang bersantai-santai di halaman belakang rumah si tiga bersaudara, Julian, Dick, dan Anne. Kali ini liburan mereka memang tidak ke Pondok Kirrin karena paman mereka sedang memiliki eksperimen baru, sehingga kalau mereka datang kesana yang ada hanya akan tegang karena takut dimarahi. Saat bersantai-santai itulah mereka mendengarkan suara rombongan sirkus melewati depan rumah. Mereka segera menonton lalu berkenalan dengan seorang bocah yang pandai bersalto dan memiliki dua ekor anjing bernama Barker dan Growler. Bocah itu bernama Nobby, yang memiliki paman yang seorang kepala pelawak di rombongan sirkus itu, Paman Dan.

          Setelah bingung bagaimana mereka akan menghabiskan liburan musim panas mereka, George mendapat ide. Mereka berlibur dengan karavan. Sudah pasti yang lain setuju dengan ide itu. Mereka meminta ijin orangtua tiga bersaudara, dan mengizinkannya. Bahkan mereka mendapatkan dua karavan untuk mereka. Rencana terbesar mereka adalah berkemah di dekat rombongan sirkus berkemah. Di balik bebukitan yang ada danaunya, menurut perkiraan mereka butuh empat atau lima hari perjalanan baru tiba disana. Mereka bisa melihat hewan-hewan itu berlatih setiap hari, dan tentu saja mereka dapat berenang di danau setiap saat sesuka hati mereka. Dan yang terpenting, mereka dapat berteman dengan Nobby, si bocah sirkus. Selama perjalanan beberapa kali mereka berhenti di peternakan untuk membeli bahan makanan ataupun menginap untuk menghabiskan malam dan melanjutkan perjalanan hari berikutnya.

          Akhirnya tibalah mereka di Perbukitan Merran dimana terdapat Danau Merran dan mereka menemukan rombongan sirkus yang mereka ikuti. Mereka bertemu dengan Nobby dan berkenalan dengan binatang-binatang lucu seperti simpanse dan macan. Sayangnya mereka diusir oleh Pak Dan dan Lou agar tidak berkemah di dekat mereka. Mereka pun pergi dan mencari sebuah tempat berkemah yang pemandangannya indah dan terlindung dari angin. Di tempat baru ini yang terletak diatas bukit, mereka menemukan sumber mata air dan dapat melihat luasnya danau di bawah mereka. Sayangnya lagi-lagi Paman Dan dan Lou menganggu. Kali ini mereka menyuruh anak-anak kembali berkemah di kaki bukit. Tentu saja anak-anak merasa aneh dan curiga. Apa gerangan yang kedua orang ini sembunyikan? Belum lagi ternyata ada orang yang berniat meracuni Timmy, tapi sayangnya Barker yang kena. Huft, kasihan Nobby harus melihat anjingnya sekarat..

No comments:

Post a Comment